JAKARTA – HPN.or.id
Pengusaha jangan takut bertarung namun juga bukan harus serampangan, harus penuh perhitungan, kalkulasi dan Tolak ukur kedepan. Pengusaha itu harus mempunyai jiwa persaudaraan. “Sambunglah tali silaturahmi atas orang yang memutus tali silaturahmi, dan berilah hadiah atas mereka yang tak memberi hadiah,” ujar Kiai asal Tulangan Sidoarjo ini kepada para pengusaha saat Halal Bihalal Nasional Online 2020.

Menurut Gus Ali, seorang pengusaha harus mempunyai jiwa Muttaqin, ciri-ciri khas Orang Muttaqin itu: mau membelanjakan sebagian hartanya untuk kesejahteraan orang lain, – Mempunyai Kecerdasan Emosional, Mempunyai sifat tahan banting, Menarik Simpati, Pemaaf, Penyabar. “Kita tidak cukup sholeh di masjid saja, tapi kita harus sholeh pula dalam sosial,” ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Sholawat Sidoarjo ini menyitir ungkapan salah seorang sahabat nabi, “Buatlah orang lain meratap saat engkau telah tiada”. Masa depan ditentukan bukan oleh gelar seseorang, pangkat, sekolah yang tinggi, atribut dll. “Namun, Masa depan sangat ditentukan oleh isi hati dan pikiran kita yang baik,” ujarnya.
Gus Ali berpesan kepada pengusaha HPN dan sekaligus membeberkan kunci sukses usaha, yakni harus punya kecerdasan emosional, tidak mudah marah/ngamukan didalam bergaul dengan rekanan teman seprofesi, harus memiliki jiwa pemaaf bukan jiwa pendendam, dan suka berbagi kesejahteraan kepada yang lain.

“Orang yang takut miskin sudah jatuh miskin sebenarnya, seorang pengusaha apalagi HPN, maka harus punya jiwa yang lebih dari yang lain. Memberikan harta kepada jalan Allah,” katanya.(Admin)