JAKARTA – HPN.or.id
Seolah tak ingin larut dalam kondisi yang tak pasti akibat wabah Covid-19, Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Nahdliyin (PP HPN), tetap melakukan koordinasi dan pendataan kondisi para pengusaha dan pekerjanya di daerah. Koordinasi dan kondolidasi tersebut dilakukan melalui aplikasi Zoom Rabu, 15 April 2020 pukul 08.30 – 09.30 WIB.

Rapat via Zoom dengan topik Dampak Covid-19 terhadap UMKM Warga NU dilakukan setelah PP memberitahukan kepada semua PC dan PW di seluruh Indonesia, agar mengikuti meeting daring (dalam jaringan) melalui aplikasi via Zoom yang sudah diumumkan sebelumnya.

Hadir mengikuti Zoom meeting tersebut, PW HPN Jateng, PW HPN DKI Jakarta, PW HPN Kalbar, PW HPN Jabar, PW HPN Cianjur, PW HPN Karawang, PW HPN banten, PW HPN Jatim, PW HPN Sulteng dan PW HPN NTB, sedangkan dari PP Sekjen DPP HPN Lukmanul Hakim MM, Ketum HPN Ir. Abdul Kolik, Ketua II Dripa Sjabana dan Ketua V Yasinta Wirdaningrum.

“Semua PW akan melaporkan semua kejadian dan kondisi para pengusaha serta karyawannya, apakah ada PHK, apakah ada kesulitan dalam keuangan, dll. Laporan ini nanti yang akan dilaporkan kepada pemerintah melalui Wakil Presiden Kiai Makruf Amien,” ujar Sekjen HPN Lukmanul Hakim.

Sehingga sebelum Zoom Meeting, diharapkan seluruh PW dan PC sudah membawa data riil, data itu nanti akan dibahas ditingkat pusat dan kemudian akan dibuatkan arahan dan usulan kemudian dicarikan solusinya bersama.

Yang menarik adalah pengalaman dari Aceh yang menjabarkan pengalaman saat terjadinya bencanan Tsunami dan kemudian bangkit dari keterpurukan usai bencana. Hal ini diungkap oleh HPN DKI Jakarta Samsul Ibrahim. (Admin)